tuguTANAH LAUT

GEOGRAFI DAN IKLIM

I.1 Geografi

Kabupaten Tanah Laut dengan Ibukota Kecamatan Pelaihari dibatasi : sebelah barat dan sebelah selatan oleh Laut Jawa, sebelah timur oleh Kabupaten Kotabaru dan sebelah utara oleh Kabupaten Banjar.

Secara letak Geografis, Kabupaten Tanah Laut terletak di antara 114 30’ 20” BT – 115  23’ 31” BT dan  3 30’ 33” LS – 4 11’ 38” LS. Luas wilayah Kabupaten Tanah Laut adalah 3.631,35 Km2 (SK. Gubernur) atau hanya 9,71 % dibandingkan dengan luas wilayah Propinsi Kalimantan Selatan.

Kabupaten Tanah Laut meliputi 9 kecamatan. Daerah yang paling luas adalah Kecamatan Jorong dengan luas 628,00 Km2, kemudian Kecamatan Pelaihari dengan luas 575,75 Km2 dan Kecamatan Batu Ampar seluas 548,10 Km2, sedangkan kecamatan yang luas daerahnya paling kecil adalah Tambang Ulang dengan luas hanya 160,75 Km2.

I.2  Iklim

Temperatur udara di suatu tempat antara lain ditentukan oleh tinggi rendahnya tempat tersebut terhadap permukaan laut dan jaraknya dari pantai. Temperatur maksimum di daerah Tanah Laut pada tahun 2004 berkisar antara 30,90C sampai 34,60C, temperatur minimum berkisar antara 22,90C sampai 24,90C dan rata-rata temperatur udara tiap bulan berkisar antara 26,30C sampai 27,60C.

Curah hujan disuatu tempat antara lain dipengaruhi oleh keadaan iklim, keadaan geografi dan perputaran/ pertemuan arus udara. Catatan curah hujan tahun 2004 disajikan pada tabel  I.1.2 yang bersumber dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Tanah Laut.

Antara curah hujan dengan keadaan angin biasanya ada hubungan erat satu sama lain. Walaupun demikian dibeberapa tempat, hubungan tersebut agaknya tidak selalu ada. Keadaan angin pada musim hujan biasanya lebih kencang dan angin bertiup dari barat dan barat laut. Oleh karena itu musim tersebut dikenal juga dengan musim barat. Pada musim kemarau angin bertiup dari Benua Australia, keadaan angin saat itu bisa juga kencang.

PEMERINTAHAN

II.1 Administrasi Pemerintahan

Kabupaten Tanah Laut dikepalai oleh seorang Bupati. Mulai dari tahun 1966 sampai dengan sekarang telah terjadi sepuluh kali pergantian pemegang jabatan bupati. Bupati sekarang Drs. H. Adriansyah, terpilih pada tahun 2003, didampingi oleh Wakil Bupati H. Ikhsanudin Husin.

Bupati didalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh 3 organisasi perangkat staf pemerintah daerah, yaitu Sekretaris Daerah (Sekda), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pengawasan kabupaten.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), disamping bertugas secara teknis juga mengkoordinasi dan mengintegrasikan usaha penyusunan rencana dan program kerja.

Badan Pengawasan Kabupaten merupakan unsur pengawasan dengan tugas pokok melakukan pengawasan umum atas jalannya roda pemerintahan daerah sesuai dengan rencana dan peraturan yang berlaku.

Bupati sebagai kepala wilayah juga bekerja sama dengan unsur muspida lainnya, yaitu dari pengadilan, kejaksaan, kepolisian dan militer.

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

3.1 Penduduk

Jumlah penduduk Tanah Laut pada tahun 2004 berdasarkan hasil regristrasi sebesar 243.762 orang. Dari rasio jenis kelaminnya dapat dilihat bahwa jumlah penduduk laki-laki di Kabupaten ini lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan. Rasio jenis kelamin Kabupaten Tanah Laut pada tahun 2004 sebesar 103.

Besarnya rasio jenis kelamin yang lebih dari 100 dapat juga memberikan gambaran bahwa TALA merupakan daerah penerima migran, yang artinya bahwa Kabupaten ini merupakan daerah yang memiliki potensi ekonomi yang cukup besar sehingga menjadi daerah tujuan migrasi.

Dilihat dari perbandingan perkecamatan, maka yang terbanyak penduduknya adalah Kecamatan Pelaihari yaitu sebanyak 65.623 orang, dengan kepadatan penduduk 114 per km2, kemudian Kecamatan Bati-Bati berpenduduk 29.882 orang dengan kepadatan penduduk 127 orang per km2. sedangkan yang paling sedikit jumlah penduduknya adalah kecamatan Tambang Ulang yaitu sebanyak 12.519 orang dengan kepadatan penduduknya 78 orang per km2.

SOSIAL

4.1. Pendidikan

Salah satu faktor pendukung keberhasilan pembangunan adalah Sumber Daya Manusia(SDM) yang berkualitas. SDM yang berkualitas ini akan didapat tentunya setelah melalui pendidikan baik formal maupun informal. Oleh karena itulah tersedianya sarana dan prasarana pendidikan dan tenaga pendidik yang memadai merupakan salah satu syarat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Di Kabupaten Tanah Laut ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan sudah cukup memadai. Pendidikan pra-sekolah (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Lanjutan Pertama (SLTP) sudah terdapat diseluruh Kecamatan.. Sedangkan untuk lanjutan tingkat atas baru terdapat di lima kecamatan yaitu, Kecamatan Jorong, Kecamatan Kintap, Pelaihari, Takisung dan Bati-Bati.

Sedangkan perbandingan antara tenaga pendidik/ guru terhadap jumlah murid juga sudah cukup memadai. Pada sekolah dasar rasio guru : murid adalah 1:21, sekolah lanjutan tingkat pertama 1:16 dan sekolah lanjutan tingkat atas 1:13.

Strategi Pembelajaran

MENJELAJAH INTERNET

MENJELAJAH INTERNET

CTC Batu Ampar mulai di buka pada Bulan Maret 2008, dan bertempat tinggal di rumah Bapak Sudiyono desa Gunung Mas Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut dengan Koordinator Bapak Darman, salah seorang anggota IPA (Ikatan Petani Advokasi) Tanah Laut. Sebelum proses pengenalan internet dan komputer berjalan diadakan sosialisasi terlebih dahulu. Dalam sosialisasi tersebut diundang para kelompok tani, warga sekitar serta para remaja Batu Ampar. Pada malam itu juga di tentukan jadwal latihan. Untuk pelatihan rutin diadakan setiap hari Selasa dan Rabu, dimulai pada jam 14.00 WITA sampai jam 18.00. untuk kegiatan belajar komputer. Dan untuk pengenalan internet dilakukan pada malam hari pada pukul 19.00 sampai dengan jam 23.00. Untuk hari-hari biasa, masyarakat dapat menggunakan komputer untuk belajar sendiri dengan didampingi oleh teman atau orang yang sudah bisa menggunakan teman.

Formulir pendaftaran dibagikan kepada masing-masing perwakilan warga yang datang dalam sosialisasi tersebut.

Dalam waktu 3 hari, calon peserta pelatihan yang mendaftar lebih dari 100 orang. Yang terdiri dari pelajar, petani dan warga sekitar. Karena banyaknya orang yang mendaftar maka dibentuk kelas, setiap kelas terdiri dari 6 orang dan masing-masing kelas diberi waktu 1 jam pelajaran. Karena banyaknya yang mendaftar dan kelas yang ada tidak mencukupi maka warga yang sudah mendaftar dan belum masuk dalam kelas dapat belajar dengan bimbingan teman yang sudah bisa di hari-hari biasa.

Untuk memperlancar kegiatan belajar komputer dan internet telah di sediakan modul yang telah disusun oleh Asean Foundation. Namun demikian, untuk mempermudah dan mengefektifkan pembelajaran, trainer membuat sendiri rangkuman modul yang lebih ringkas agar masyarakat mudah memahami. Selain menggunakan modul, cara pembelajaran dilakukan dengan cara praktek langsung. Setiap peserta menggunakan satu buah komputer dan diberi contoh soal untuk dikerjakan. Untuk memperlancar peserta mengetik maka mereka dianjurkan untuk belajar mengetik dan mempraktekkan apa yang telah diajarkan dihari biasa.

Setelah habis Isya’ biasanya para remaja dan petani muda mulai berdatangan untuk membuka dan mencari informasi melalui internet di CTC Batu Ampar. Pada saat pertama kali di buka jam internet masih banyak yang belum bisa mengetik maupun membuka internet. Trainer mengajarkan cara mengetik menggunakan komputer, untuk bisa paham mengetik menggunakan komputer tidak lah begitu sulit, syaratnya cuma mereka harus bisa membaca. setelah mulai bisa mengetik peserta langsung diajari cara membuka internet menggunakan program Mozilla Firefox. Peserta juga di kasih tahu bagaimana cara menyimpan dokumen dari internet yang di anggap penting untuk dibaca lain waktu maupun untuk dicetak agar bisa dibaca orang banyak. Cukup dengan satu kali pertemuan, peserta sudah bisa memahami cara menggunakan internet.

Setelah jam 23.00 Wita, jam internet diutup. walaupun jam internet telah habis, ada sebagian orang yang masih tinggal untuk membaca dokumen yang mereka ambil dari internet atau hanya sekedar belajar dan memperlancar mengetik mereka. Setelah semua peserta pulang, CTC Batu Ampar baru ditutup.

TUJUAN CTC

situasi ctc batu ampar

situasi ctc batu ampar

Bagi kebanyakan orang, kemajuan teknologi komunikasi informasi mungkin dianggap sebagai “Das Sollen”. Seharusnya begitu. Teknologi komunikasi informasi dianggap sebagai bagian kehidupan, seperti bernapas, menyetir mobil, membuka lemari es, dan sejenisnya. Sesederhana itu.
Pada kenyataannya, ternyata tidak sesederhana itu. Dia menjadi sederhana karena para penggunanya terbiasa menggunakannya. Kebiasaan untuk menggunakan pun menjadi sebuah proses yang panjang, dari kesalahan demi kesalahan, keberhasilan demi keberhasilan, sampai kita memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar yang menopang teknologi komunikasi informasi.
Mungkin banyak orang masih beranggapan bahwa komputer itu adalah suatu hal yang mewah. Sama seperti ketika orang mulai mengenal HP (Ponsel), pada waktu pertama kali menggunakan HP mungkin kita sedikit bingung bagaimana menggunakan fasilitas-fasilitas yang ada di dalamnya. Tapi setelah lama kelamaan dan kita mulai terbiasa menggunakannya itu bukanlah menjadi sebuah kendala yang berarti. Begitu pula dengan komputer, kita dapat mempelajari komputer dengan bantuan dari seorang trainer atau menggunakan buku panduan. Mungkin seorang trainer hanya mengajarkan dasar-dasarnya saja. Untuk lebih menguasai dan memahaminya maka kita perlu terus mencoba dan berkreasi sendiri. Kita akan lebih paham ketika kita pernah melakukan kesalahan, dari kesalahan itu pula kita belajar dan tahu untuk tidak mengulangi lagi kesalahan yang telah kita lakukan. Setelah kita terbiasa menggunakannya maka kita akan semakin mahir dan tidak perlu berpikir lama untuk menggunakan fasilitas-fasilitas yang ada di komputer.

Community Training Center (CTC) merupakan media pembelajaran IT bagi petani tetapi juga media sharing informasi dan pengembangan usaha. Oleh karenanya, CTC harus didirikan dengan mempertimbangkan aspek keterjangkauan oleh petani, ketersediaan jaringan listrik dan telepon, dan berada di area strategis bagi pengembangan usaha petani. Dalam suatu wilayah (satu Kabupaten atau beberapa Kabupaten yang relatif berdekatan), CTC selain didirikan di lingkungan komunitas petani, diharapkan juga didirikan di area sekitar pasar sehingga memudahkan bagi petani maupun pedagang berkomunikasi, sharing informasi, dan mengembangkan akses pasar. Dalam jangka panjang program ini diharapkan mampu meningkatkan mata pencaharian komunitas petani dan memperkuat jalinan kerjasama beragam stakeholders (komunitas petani, swasta dan pemerintah)
Sedangkan tujuan khusus yang ingin dicapai dari program ini adalah;

  1. Didirikannya CTC di tingkat Komunitas sebagai media pembelajaran IT, sharing informasi, dan pengembangan usaha bagi petani pedesaan
  2. Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan petani, khususnya petani muda/usia produktif dalam menggunakan IT untuk mengembangkan produk dan pemasaran pertanian (misalnya, pemasaran produk melalui website).
  3. Meningkatnya jumlah produksi dan kualitas produk serta pemasaran hasil pertanian yang berdampak pada peningkatan pendapatan petani.
  4. Menguatnya jaringan petani berbasis IT (bisa melalui mai list) untuk mendukung solidaritas dan perbaikan kehidupan petani.
  5. Meningkatnya kebutuhan tenaga kerja untuk sector pertanian yang berimbas pada penurunan pengangguran dan arus urbanisasi penduduk desa ke kota

Setelah tahu apa tujuan dan keuntungan program ini diharapkan petani dapat menggunakan dan memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas yang ada.

Pusat Pelatihan Masyarakat Untuk Teknologi Komunikasi dan Informasi

1. Latar Belakang

Dalam era globalisasi yang semakin menguat, penguasaan terhadap Teknologi Komunikasi dan Informasi merupakan keharusan yang tak lagi bisa ditawar. Kesadaran pentingnya Teknologi Komunikasi dan Informasi yang biasanya disebut ICT (Information and Communication Technologi), bukan hanya monopoli kalangan pengusaha besar saja tetapi juga bertumbuh di kalangan pengusaha kecil dan kekuatan-kekuatan masyarakat lain, seperti koperasi, NGO, kelompok tani, kelompok perempuan, organisasi profesional, kelompok pelajar, dan masyarakat biasa. ICT diyakini berperan penting dalam pengembangan bisnis, kelembagaan organisasi, dan juga mampu mendorong percepatan kegiatan ekonomi dan taraf hidup masyarakat.
Mendasarkan pada pentingnya pengembangan ICT bagi petani di atas, Yayasan Cakrawala Hijau Indonesia bekerja sama dengan Formasi Indonesia dengan dukungan Microsoft Indonesia mengembangkan CTC (Community Training Center) IT di 15 propinsi di Indonesia .
Untuk Kalimantan Selatan, seperti yang diketahui model pengembangan ini belum pernah dilakukan, sehingga beberapa pihak menyambut baik program yang akan dikembangkan ini. Dengan beberapa pertimbangan yang lebih memberatkan pada manfaat yang diterima oleh petani maka diputuskan program ini akan di tempatkan di Kabupaten Tanah Laut. Untuk Kabupaten Tanah Laut sendiri, dukungan dan komitmen pemerintah daerah merupakan faktor utama untuk keberlanjutan program ini.
Mengingat program yang dijalankan ini masih baru dan perlu di ketahui oleh seluruh lapisan masyarakat maka Yayasan Cakrawala Hijau Indonesia (YCHI) Banjarbaru melaksanakan kegiatan Sosialisasi di daerah sasaran.

2. Tujuan
Secara umum tujuan program ini adalah untuk mengenalkan dan menyebarkan Teknologi informasi dan komunikasi kepada petani serta Membuka akses informasi kepada petani untuk menunjang kegiatan pertanian dan pedesaan.

Wilayah Sasaran

Kecamatan Pelaihari, untuk wilayah kecamatan Pelaihari Pusat Pelatihan Masyarakat untuk Teknologi informasi dan komunikasi berada di Desa Sumber Mulya di bawah Tanggung jawab Anggota Ikatan Petani Advokasi (IPA) yang ada di Sumber Mulya.
Kecamatan Batu Ampar, untuk wilayah kecamatan Batu Ampar Pusat Pelatihan Masyarakat untuk Teknologi informasi dan komunikasi berada di Desa Gunung Mas di bawah Tanggung jawab Anggota Ikatan Petani Advokasi (IPA) yang ada di Gunung Mas

Pelaksana program

Yayasan Cakrawala Hijau Indonesia dibantu oleh Ikatan Petani Advokasi

Informasi lebih lanjut Hubungi :

1. Sudarman (CTC Batu Ampar : 085248307097)

2. Made Lutra (CTC Pelaihari : 085249715349)

3. YCHI : Bintiono (085651007768)

4. YCHI : Endang ( 0511-7456926/08164563596)

CTC (Community Training Center)

Komputer sekarang bukan lagi sesuatu yang mewah dan mahal. Dan yang lebih penting, komputer kini makin mudah digunakan. itu sebabnya pelajaran mengenai penggunaan komputer mulai banyak diajarkan disekolah-sekolah dasar. Kemampuan menggunakan komputer kini bahkan menjadi prasyarat memasuki dunia kerja. hampir semua lowongan kerja yang dipasang di surat kabar menuntut pelamarnya menguasai kemampuan penggunaan komputer. kalaupun tidak menyebutkan kemampuan tersebut, secara tersirat kemampuan penggunaan komputer merupakan hal yang wajib dimiliki.

Dalam kaitannya dengan kalangan petani, peternak, nelayan, petambak, atau pengusaha kecil di industri pertanian secara luas, pengguanaan komputer memungkinkan para pelaku dibidang ini mengembangkan usaha secara lebih baik, melakukan penghematan, dan meraih keuntungan yang lebih besar. Membuat catatan dibuku tulis memang nyaman karena karena sudah menjadi kebiasaan, tetapi memiliki catatan versi digital dikomputer akan membuat tidur lebih nyenyak. Catatan yang tersimpan di komputer dapat menjamin ketepatan perhitungan, juga tampak lebih rapi karena tidak penuh dengan coretan dan tidak perlu takut kehilangan catatan karena bukunya tersiram kopi.

Adanya internet membuat komputer menjadi semakin berguna. Jika dulu komputer sebatas untuk melakukan perhitungan atau mengetik surat, kini penggunaannya menjadi lebih luas sebagai perangkat komunikasi. Internet adalah jaringan komputer dunia yang menghubungkan seluruh jaringan komputer yang ada diberbagai belahan bumi. Karena terhubung melalui jaringan komputer bernama internet ini, setiap komputer yang ada di jaringan tersebut dapat saling bertukar (mengirim dan menerima) informasi, salah satunya e-mail.

Internet juga memungkinkan kita mencari informasi secara cepat tanpa harus pergi ke toko buku atau perpustakaan. Dengan internet, komunikasi melalui surat kini dapat dilakukan tanpa harus mencetak surat dan mengirimkannya melalui pos. kita dapat mengirimkannya langsung melalui alamat tujuan. Jika dulu untuk mengirim foto, suara, atau video kita harus mengirm paket surat yang mencakup foto tercetak(atau film) dan kaset suara atau video. Kini dengan internet kita dapat mengirm itu semua dngan mudah tanpa harus repot-repot mencetak foto atau membuat salinan rekaman kaset.

MICROSOFT

Microsoft Unlimited Potential-community Technology Skills adalah program global yang bertujuan meningkatkan pembelajaran seumur hidup untuk generasi muda dan dewasa dengan memberikan keterampilan teknologi melalui pusat teknologi berbasis komunitas (CTC, Community Technology Center).

Bekerjasama dengan Yayasan Cakrawala Hijau Indonesia sebagai lembaga mitra untuk Kabupaten Tanah Laut (Kalimantan Selatan), Microsoft memberikan pelatihan keterampilan komputer dengan melibatkan masyarakat dalam Komunitas untuk menciptakan peluang sosial dan ekonomi yang bisa membantu mengubah kehidupan masyarakat dan mentransformasikan komunitas. Dengan berpartisipasi dengan pelatihan CTC, para peserta pelatihan memfokuskan pada keterampilan teknis yang mereka butuhkan untuk menggunakan berbagai aplikasi, utamanya yang berkaitan dengan pengembangan usaha sebagai petani dan pengusaha di bidang pertanian secara luas. Semua pelatihan di CTC mengajarkan keterampilan teknologi dengan cara praktek langsung yang menekankan aplikasi teknologi dalam kehidupan nyata. Program yang sudah berjalan sejak 2005 ini sudah diimplementasikan diberbagai daerah di Indonesia dan membidik wilayah pedesaan, khususnya mereka yang terlibat dibidang pertanian.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.